e-TRUST
Survey E-Trust 2022: Partai Demokrat Raih Elektabilitas Tertinggi di Aceh
Banda Aceh | Dalam kegiatan peluncuran Program DISIPADA atau Digitalisasi Sistem Informasi Pemilu dan Pilkada, Jumat, 9 Mei 2022. Lembaga E-TRUST melakukan diseminasi hasil survey prevalensi politik masyarakat Aceh. Direktur Program DISIPADA, Dr Aulina Adamy, menyampaikan, survei dilakukan terhadap 1.200 responden seluruh Aceh, mulai tanggal 25 Oktober hingga 25 November 2022. “Metode yang kita gunakan multiple-stage random sampling yang memperhatikan faktor proporsionalitas, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 0,03,” ujar Dr Aulina. "Baseline survey” ini berkaitan dengan preferensi politik masyarakat Aceh menghadapi Pemilu 2024, merupakan bagian dari inisiatif e-TRUST untuk ikut mensukseskan Pemilu Serentak 2024 mendatang di Aceh dan mendorong pendidikan politik bagi pelaku politik serta masyarakat luas. Nah, populasi survei dilakukan pada seluruh pemilih yang telah terdaftar dalam Data Daftar Pemilihan Berkelanjutan (DPB) Periode Juli Tahun 2022, yang ditetapkan KIP Aceh pada 9 Agustus 2022. Jumlahnya ada 3.541.205, dengan rincian laki-laki 1.740.890 dan perempuan 1.800.315. Berdasarkan jumlah pemilih tersebut, ditentukan jumlah responden sebanyak 1.200 orang untuk seluruh Aceh dan masing-masing sampel di 23 kabupaten/kota, ditetapkan secara proporsional. “Hasil survey menunjukkan bahwa pada poin pertanyaan terbuka tentang partai nasional dan partai lokal yang paling disukai, responden menuliskan Partai Demokrat menjadi sebagai partai paling disukai di Aceh, dengan persentase 19.47 % ,” kata Aulina Adamy. Di bawah Partai Demokrat, menyusul PKS sebanyak 12 %, NasDem 10,85 %, Partai Aceh 6,82 %, dan Golkar 6,33 %. “Tetapi yang perlu diperhatikan, ada 30,9 persen yang tidak menentukan pilihan. Ini jumlahnya lumayan banyak,” pungkasnya. Hal yang sama juga dilakukan, tetapi dengan memberikan daftar nama partai politik yang ikut Pileg 2024 mendatang. Hasilnya pilihan pada Partai Demokrat tetap pada urutan tertinggi yaitu 30.4% diikuti Nasdem 18.41%, PKS 17.42%, Golkar 8.87% dan PAN 3.94%. Ketika dilakukan pemilihanan pada pemilih Demokrat berdasarkan kelompok milenial (17-37 tahun), dewasa (38-45 tahun) dan lansia (>46), maka warga milenial menjadi pemilih utama Demokrat (33%), pemilih dewasa (19%) dan pemilih lansia (18%). Sedangkan pemilih NasDem peraih kedua terbanyak di dominasi lansia (26%), dewasa (21%) dan millenial (17%). Hal berbeda juga didapati pada PKS. Simaklah, pemilihnya didominasi dewasa (30%), lansia (26%) dan millenial (15%). Alasan memilih partai politik menurut responden, dikarenakan ideologi partainya 29.25%, disebabkan tokoh partai 19.97%, program yang ditawarkan 19.88% dan memperjuangkan agama 9.94%. Sehingga melihat performansi Partai Demokrat saat ini sangat wajar jika mendapatkan posisi tertinggi di mata masyarakat Aceh. Data tersebut menunjukkan, kekuatan dan konsistensi warga terhadap Partai Demokrat di Aceh sampai penghujung tahun 2022, sehingga untuk bisa mempertahankan dukungan tersebut, dibutuhkan kemampuan Demokrat untuk menjaga nilai dan kerja-kerjanya di lapangan. Terutama pada kalangan millenial sebagai pemilih dominan pada 2024 mendatang. Survey ini menggunakan metode sampling yaitu multiple-stage random sampling yang memperhatikan faktor proporsionalitas dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error ±0,03 dengan metode sampling aksidental yang mengutamakan pemilih pemula. Kuesioner digunakan sebagai alat kuantitatif untuk dianalisis secara deskriptif.*** Sumber: https://modusaceh.co/news/survey-e-trust-2022-partai-demokrat-raih-elektabilitas-tertinggi-di-aceh/index.html

Leave a Reply